Sabtu, 12 Oktober 2013

perencanaan dan langkang-langkah penyusunan perencanaan

Definisi perencanaan (Planning)


Perencanaan adalah cara berpikir mengenai persoalan-persoalan sosial dan ekonomi, terutama berorientasi pada masa datang, berkembang dengan hubungan antara tujuan dan keputusan – keputusan kolektif dan mengusahakan kebijakan dan program.

Beberapa ahli lain merumuskan perencanaan sebagai mengatur sumber-sumber yang langka secara bijaksana dan merupakan pengaturan dan penyesuaian hubungan manusia dengan lingkungan dan dengan waktu yang akan datang. Definisi lain dari perencanaan adalah pemikiran hari depan, perencanaan berarti pengelolaan, pembuat keputusan, suatu prosedur yang formal untuk memperoleh hasil nyata, dalam berbagai bentuk keputusan menurut sistem yang terintegrasi.

Menurut Wilson, Pengertian Perencanaan merupakan salah satu proses lain, atau merubah suatu keadaan untuk mencapai maksud yang dituju oleh perencanaan atau oleh orang/badan yang di wakili oleh perencanaan itu. Perencanaan itu meliputi : Analisis, kebijakan dan rancangan.


Langkah-langkah dalam menyusun perencanaan

1.Identifikasi Persoalan;
2.Perumusan tujuan umum dan sasaran khusus hingga target-target yang kuantitatif;
3.Proyeksi keadaan di masa akan datang;
4.pencarian dan penilaian berbagai alternative;
5.penyusunan rencana terpilih.


Manfaat perencanaan

  1. Mengarah pada tindakan yang bertujuan.
  2. Menghindari kesalahan atau risiko.
  3. Memungkinkan pendelegasian tugas (kekuasaan).
  4. Memungkinkan koordinasi.
  5. Metode yang digunakan bisa lebih baik.
  6. Bisa berhemat atau ekonomis dana.
  7. Bisa menghemat tenaga manajemen.
  8. Sebagai dasar untuk pengendalian.
Jenis perencanaan dalam organisasi

Rencana ada banyak jenisnya dan tergantung pada konteks perencanaannya. Artinya jenis-jenis rencana itu disesuaikan dengan tempat atau organisasi yang akan menyusun rencana. Jika dilihat dari bidang-bidang kegiatan manajemen, maka rencana terdiri dari :


  1. Rencana pemasaran
  2. Rencana produksi
  3. Rencana sumberdaya manusia
  4. Rencana pembelian
  5. Rencana akuntansi
  6. Rencana administrasi
  7. Rencana penelitian dan pengembangan
  8. Rencana keuangan
  9. Rencana kegaitan lainnya


Jika dilihat dari kurun waktu atau jangka waktu rencana yang ditetapkan, maka rencana akan berupa:

  1. Rencana jangka pendek
  2. Rencana jangka menengah
  3. Rencana jangka panjang


Kemudian jika ditinjau dari aspek sifat-sifat rencana, maka rencana dapat bersifat:
Sederhana atau rumit

  1. Luas atau sempit
  2. Penting atau kurang penting
  3. Utama atau pelengkap
  4. Kualitatif atau kuantitatif
  5. Stragegis atau taktis
  6. Rahasia atau dapat diketahui umum
  7. Pelaksanaannta mudah atau sulit
  8. Rasional atau tidak rasional
  9. Tertulis atau tidak tertulis








http://zuhairistain.blogspot.com/2013/03/pengertian-perencanaan.html

http://studimanajemen.blogspot.com/2012/09/manfaat-perencanaan.html

Jumat, 11 Oktober 2013

Definisi manajemen dan kepemimpinan

Apa itu Manajemen ?


Jika mendengar kata manajemen, pasti pikiran kita otomatis mengarah kepada sesuatu kegiatan yang erat kaitannya dengan bidang ekonomi. Padahal pada faktanya, pengertian manajemen tidak hanya merupakan istilah yang identik dengan bidang tersebut. berikut ada penuturan beberapa pakar mengenai pengertian manajemen sehingga anda akan lebih mengerti makna dari istilah yang berasal dari Bahasa Inggris “manage” yang artinya mengatur itu.
Pernyataan pertama diutarakan oleh Harold Koontz. Konsultan Amerika yang berasal dari California ini menganggap pengertian manajemen adalah seni menyelesaikan suatu pekerjaan melalui dan dengan beberapa orang yang tergabung dalam suatu kelompok formal yang terorganisir. Pengertian ini ditulis dalam bukunya yang berjudul “The Management Theory Jungle”.

Teori tentang pengertian manajemen kedua datang dari seorang ahli ilmu manajemen asal Istanbul, Turki yang bernama Henri Fayol. Dalam bukunya yang berjudul “Industrial and General Administration”, ia menganggap pengertian manajemen ialah cara yang digunakan untuk mengelola sesuatu guna memprediksi, merencanakan, mengatur, memerintah, mengkoordinasikan, serta mengendalikan.

Dari sekian pengertian manajemen yang dituturkan oleh para pakar di atas, bisa disimpulkan bahwa manajemen adalah kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang menerima tanggung jawab guna menjalankan sebuah organisasi. Dalam organisasi tersebut, mereka akan mengatur, mengarahkan, dan juga mengawasi segala hal yang penting dalam organisasi yang sudah pasti dilakukan bersama-sama dengan kadar tanggung jawab yang seimbang, bahkan manajemen akan memotivasi pihak lain untuk melakukan pekerjaan dengan cara berkoordinasi agar bisa mencapai tujuan organisasi yang mereka harapkan.

Apa itu Kepemimpinan ?

Menurut Tead (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu kegiatan atau seni mempengaruhi orang lain agar mau bekerjasama yang didasarkan pada kemampuan orang tersebut untuk membimbing orang lain dalam mencapai tujuan-tujuan yang diinginkan kelompok. 


Menurut Young (dalam Kartono, 2003) Pengertian Kepemimpinan yaitu bentuk dominasi yang didasari atas kemampuan pribadi yang sanggup mendorong atau mengajak orang lain untuk berbuat sesuatu yang berdasarkan penerimaan oleh kelompoknya, dan memiliki keahlian khusus yang tepat bagi situasi yang khusus.
Moejiono (2002) memandang bahwa leadership tersebut sebenarnya sebagai akibat pengaruh satu arah, karena pemimpin mungkin memiliki kualitas-kualitas tertentu yang membedakan dirinya dengan pengikutnya. Para ahli teori sukarela (compliance induction theorist) cenderung memandang leadership sebagai pemaksaan atau pendesakan pengaruh secara tidak langsung dan sebagai sarana untuk membentuk kelompok sesuai dengan keinginan pemimpin (Moejiono, 2002).

Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan merupakan kemampuan mempengaruhi orang lain, bawahan atau kelompok, kemampuan mengarahkan tingkah laku bawahan atau kelompok, memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya, untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.




http://belajarpsikologi.com/pengertian-kepemimpinan-menurut-para-ahli/

http://indoopustaka.com/pengertian-manajemen-menurut-para-ahli.html


Rabu, 09 Oktober 2013

Sistem Informasi Psikologi



Informasi 

Pengertian Informasi Menurut Gordon B. Davis (1991: 28), Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang atau bisa disebut informasi adalah sekumpulan data yang diolah menjadi sesuatu yang berguna bagi penerimanya.

Sistem Informasi Psikologi

A. Sistem
Asal kata Sistem berasal dari bahasa Latin systema  dan bahasa Yunanisustema.  sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan.  Atau dapat juga dikatakan bahwa Pengertian Sistem adalah sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan. Jadi, secara umum Pengertian Sistem adalah perangkat unsur yang teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas.  

B. Informasi
informasi adalah sekumpulan data yang diolah menjadi sesuatu yang berguna bagi penerimanya.Gordon B. Davis (1991: 28), Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang berarti bagi penerimanya dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang.

C. Psikologi
Pengertian Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.

Jadi dapat disimpulkan Bahwa Sistem informasi Psikologi adalah suatu komponen atau perangkat unsur yang  berbentuk data yang saling berkaitan dan bermanfaat bagi pengambilan keputusan saat ini atau mendatang berkaitan tentang perilaku yang tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.

Arsitektur Komputer
arsitektur komputer adalah konsep perencanaan dan struktur pengoperasian dasar dari suatu sistem komputer. Arsitektur komputer ini merupakan rencana cetak-biru dan deskripsi fungsional dari kebutuhan bagian perangkat keras yang didesain (kecepatan proses dan sistem interkoneksinya).
Atribut dari sistem sistem komputer yang terkait dengan seorang programer
Contoh : set instruksi, aritmetika yang digunakan, teknik pengalamatan, mekanisme

Strukur Kognisi Manusia 
struktur kognitif merupakan organisasi pengetahuan atau dengan kata lain bahwa struktur kognitif dapat disebut sebagai pengetahuan. Struktur kognitif seseorang tidak lain adalah organisasi pengetahuan faktual yang diperoleh dari lingkungan. Struktur kognitif terbentuk dari informasi lingkungan sebagai suatu stimulus dari lingkungan yang selalu berubah, maka struktur kognitif atau pengetahuan pun akan terus berkembang. Keadaan struktur kognitif yang berkembang inilah yang mungkin menjadi prasyarat bagi seseorang yang untuk mengasimilasi dan mengakomodasi pengetahuan atau informasi lain dari lingkungan sehingga struktur kognitif ini dapat memiliki kemampuan untuk berkembang.

Analisis Sistem Periklanan Pada Mobile

 Perkembangan sistem komunikasi yang semakin cepat membawa dampak yang cukup besar bagi dunia periklanan pada aplikasi mobile. Hal tersebut disebabkan oleh besarnya peluang bagi perusahaan untuk memasarkan produknya dalam bentuk mobileadvertisement. Mobile advertisement adalah sebuah iklan yang dapat tampil dalam berbagai bentuk, seperti musik, grafik, suara, atau tulisan melalui terminal telekomunikasi mobile. Salah satu kelebihan mobileadvertisement adalah dapat melakukan one-to-one marketingdan mass marketingse cara bersamaan. Pada umumnya perusahaan menjalin kerjasama dengan pihak pengembang aplikasi mobile yang telah populer atau paling banyak diunduh, dengan cara memasang iklan pada aplikasi tersebut.
Sejak tahun 2000 ada jenis mobile advertisement lain yang dengan cepat mendapatkan kepopuleran, yaitu iklan pada aplikasi ponsel. Dengan adanya smartphone, jenis aplikasi yang dapat dikembangkan semakin luas. Beberapa sistem operasi smartphone popular seperti, iPhone, Android, dan Blackberry,memiliki toko aplikasi yang mampu menampung berbagai aplikasi dalam jumlah besar. Jenis aplikasi tidak lagi terbatas pada web browserdan aplikasi email, tetapi meluas pada berbagai aplikasi jejaring sosial, games, multimedia player, dan lain-lain. Perkembangan smartphoneini pun menarik banyak developer untuk mengembangkan aplikasi bagi smartphone, terutama cross-platform applications untuk meminimalkan biaya pengembangan dan pemeliharaan aplikasi.

Aplikasi mobile adalah salah satu pemicu tingginya minat pengguna ponsel untuk beralih ke smartphone dan membuat banyak perusahaan ingin memanfaatkan mobile advertisement, dengan anggapan bahwa pemasangan iklan pada aplikasi mobile yang populer akan meningkatkan peluang terlihatnya iklan oleh pengguna aplikasi.

Pemaparan (exposure) adalah kegiatan yang dilakukan oleh pemasar untuk menyampaikan stimulus kepada konsumen. Konsumen yang merasakan stimulus yang datang ke salah satu pancainderanya disebut dengan sensasi. Konsumen dapat terekspose pada informasi dalam lingkungannya seperti strategi pemasaran, terutama melalui perilaku mereka sendiri. Ada 2 jenis eksposur terhadap informasi pemasaran: eksposur yang diinginkan (intentional exposure) atau disengaja dan eksposur tak sengaja (accidental exposure) atau random.
1.       Eksposur yang disengaja
Membuat informasi pemasaran yang tepat tersedia ketika dimana konsumen membutuhkannya. Contoh : Pramuniaga tanpa ditanya langsung menjelaskan produk kepada konsumen, Sebuah perusahaan dapat mempresentasikan hasil produknya lewat seminar-seminar.
2.      Eksposur yang tidak disengaja
Memaksimalkan kemungkinan segmen sasaran terekspos pada iklan perusahaan mereka. (konsumen tidak sengaja melihat iklan produk). Contoh : Baliho-baliho di jalan, Stiker yang ditempel di tempat-tempat umum yang sering dikunjungi orang. Biasanya pada eksposur ini lebih menempatkan gambar-gambar menarik dan warna-warna yang beragam atau memanfaatkan kecanggihan elektronik iklan seperti billboard atau TV.


 Kelebihan dan kekurangan

 Menurut saya sistem periklanan mempunyai kelebihan sebagai berikut :

1.  Sebagai daya tarik bagi konsumen
2. Sebagai daya jual bagi perusahaan
3. Memudahkan konsumen dalam pencarian informasi
4. Iklan yang dikirimkan dapat disesuaikan dengan personalisasi penerima iklan
5. Iklan dapat dikirimkan ke banyak penerima sekaligus

Menurut saya sistem periklanan mempunyai kekurangan sebagai berikut :

  1.     Pemasangan iklan pada mobile smartphone tidaklah efektif sebab reaksi dari para pengguna smartphone terhadap iklan yang mereka lihat cenderung negatif.
  2. .    Sebagian besar pengguna mengaku tidak pernah membuka link iklan yang mereka lihat selama menggunakan smartphone. 
  3.         Terkadang iklan pada mobile smartphone menggangu aktivitas pengguna ketika sedang menggunakan.









 JURNAL : ANALISISEFEKTIVITAS PEMASANGAN IKLANPADA APLIKASI MOBILEDAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA.


Selasa, 07 Mei 2013

perbedaan konseling dan psikoterapi


Konseling adalah proses wawancara tatap muka antara dua orang (konselor dan klien) yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada klien, sehingga klien dapat  menyelesaikan permasalahannya dan lebih berkembang dalam kehidupan sekarang dan masa depannya.
Sedangkan psikoterapi ialah pengobatan penyakit dengan cara kebatinan atau penerapan teknis khusus pada penyembuhan penyakit mental atau pada kesulitan-kesulitan penyesuaian diri setiap hari, atau penyembuhan lewat keyakinan agama dan diskusi personal dengan para guru atau teman
Konseling ditandai oleh jangka waktu yang lebih singkat, lebih sedikit waktu pertemuannya, lebih banyak melakukan evaluasi psikologis, lebih memperhatikan masalah sehari-hari klien, lebih memfokuskan pada aktivitas kesadaran, lebih memberikan nasihat, kurang berhubungan dengan transferens, lebih menekankan pada situasi yang riil, lebih kognitif dan berkurang intensitas emosi, lebih menjelaskan atau menerangkan dan lebih sedikit kekaburannya.

Brammer & Shostrom (1977) mengemukakan bahwa :
  1. Konseling ditandai oleh adanya terminology seperti : “educational, vocational, supportive, situational, problem solving, conscious awareness, normal, present-time dan short term”
  2. Sedangkan psikoterapi ditandai oleh : “supportive (dalam keadaan krisis), reconstructive, depth emphasis, analytical, focus on the past, neurotics and orther severe emotional problems and longterm.
Perbedaan antara konseling dan psikoterapi adalah:
Konseling
  1. Berpusat pandang masa kini dan masa yang akan datang melihat dunia klien.
  2. klien tidak dianggap sakit mental dan hubungan antara konselor dan klien itu sebagai teman yaitu mereka bersama-sama melakukan usaha untuk tujuan-tujuan tertentu, terutama bagi orang yang ditangani tersebut.
  3. konselor mempunyai nilai-nilai dan sebagainya, tetapi tidak akan memaksakannya kepada individu yang dibantunya konseling berpusat pada pengubahan tingkah laku, teknik-teknik yag dipakai lebih bersifat manusiawi.
  4. konselor bekerja dengan individu yang normal yang sedang mengalami masalah.

Psikoterapi:
  1. Berpusat pandang pada masa yang lalu-melihat masa kini individu
  2. klien dianggap sakit mental.
  3. klien dianggap sebagai orang sakit dan ahli psikoterapi (terapis) tidak akan pernah meminta orang yang ditolongnya itu untuk membantu merumuskan tujuan-tujuan.
  4. Terapis berusaha memaksakan nilai-nilai dan sebagainya itu kepada orang yang ditolongnya.
  5. Psikoterapis berpusat pada usaha pengobatan teknik-teknik yang dipakai adalah yang telah diresepkan,
  6. terapi bekerja dengan “dunia dalam” dari kehidupan individu yang sedang mengalami masalah berat, psikologi dalam memegang peranan.

Minggu, 06 Januari 2013

Multikulturalisme


Multikulturalisme berasal dari sua kata. Multi yang berarti banyak dan cultural yang berarti kebudayaan. jadi secara epistemologis dapat diartikan sebagai keberagaman budaya. Budaya yang harus dipahami adalah bukan budaya dalam arti sempit, melainkan harus dipahami sebagai dialektika manusia terhadap kehidupannya. Dialektika ini akan melahirkan banyak wajah seperti sejarah, pemikiran, budaya verbal, bahasa, dan lain-lain. 

Multikulturalisme adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan pandangan seseorang tentang ragam kehidupan di dunia ataupun kebijakan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragaman dan berbagai macam budaya (multikultural) yang ada dalam kehidupan masyarakat menyangkut nilai, sistem, budaya, kebiasaan, dan politik yang mereka anut.

Menurut Azyumardi Azra (2007), Multikulturalisme adalah pandangan dunia yang kemudian dapat diterjemahkan dalam berbagai kebijakan kebudayaan yang menekankan penerimaan terhadap realitas keagamaan, pluralitasm dan multikultural yang terdapat dalam kehidupan bermasyarakat. Multikultural dapat dipahami sebagai pandangan dunia yang kemudian diwujudkan dalam kesadaran politik.

Jenis multikulturalisme:
1. Multikulturalisme isolasionis, mengacu pada masyarakat dimana berbagai kelompok kultural menjalankan hidup secara otonom dan terlibat dalam interaksi yang hanya minimal satu sama lain. 
2. Multikulturalisme akomodatif, yairu masyarakat yang memiliki kultur dominan yang membuat penyesuaian dan akomodasi-akomodasi tertentu bagi kebutuhan kultur kaum minoritas. Masyarakat ini merumuskan dan menerapkan undang-undang, hukum, dan ketentuan yang sensitif secara kultural dan memberikan kebebasan kepada kaum minoritas untuk mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan mereka. begitupun sebaliknya.
3. Multikulturalisme otonomis, taitu masyarakat pkural dimana kelompok kultural utama berusaha mewujudkan kesetaraan dengan budaya dominan dan menginkan kehidupan otonom kerangka politik yang secara kolektif dapat diterima. perhatian pokok kultural ini adalah untuk mempertahanlan cara mereka hidup, yang memiliki hak yang sama dengan kelompok dominan, mereka menantang kelompok dominan dan berusaha menciptakanb suatu masyarakay dimana semua kelompok dapat eksis dengan sejajar. 
4. Multikulturalisme kritikal atau interaktif, yakni8 masyarakat plural dimana kelompok kultural tidak terlalu terfokus dengan kehidupan kultural otonom tetapi lebih membentuk penciptaan kolektif yang mencerminkan dan menegaskan perspektif distingtif mereka. 
5. multikulturalisme kosmopolitan, berusaha menghapus batas kultural sama sekali untuk menciptakan masyarakay dimana setiap individu tidak lagi terikat dengan budaya tertentu dan mengembangkan kehidupan kultural masung-masing.

Akulturasi Psikologis

Akulturasi ialah proses sosial yang tibul ketika kebudayaan suatu kelompok dihadapkan dengan kebudayaan asing. Kemudian kebudayaan asing ini lambat laun diterima dan diolah dalam kebudayaan sendiri tanpa menghilangkan kebudayaan sendiri. 

Menurut Arnold M. Rose (1957) "The adoption by a person or group of the culture of another social group", di adopsi oleh seseorang atau kelompok dari kelompok sosial budaya lain. Sedangkan menurut Garbarino (1983), "acculturation is the process of culture change as a result of long term, face to face contact between 2 societies", Akulturasi adalah proses perubahan budaya sebagai akibat jangka panjang tatap muka kontak antara dua masyarakat yang berbeda.

Psikologi adalah sebuah ilmu pengetahuan yang mempelajari mengenai perilaku dan kognisi manusia. Psikologi berasal dari bahasa Yunani Kuno, psyche yang berarti jiwa, dan -logia yang berarti ilmu. sehingga menurut epistemologis dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang jiwa. 

Menurut Muhibin Syah (2001), Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku terbuka dan tertutup manusia baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Tingkah laku terbuka adalah tingkah laku yang bersifat psikomotor yang meliputi bicara, dudukm berjalan dan lainnya. sedangkan tingkah laku tertutup meliputi berfikir, berkeyakinan, berperasaan, dan lain-lain. 

Jadi akulturasi psikologis adalah suatu proses yang timbul ketika suatu kelompok manusia dengan perilaku tertentu7 dihadapkan dengan unsur dari kebudayaan asing. kebudayaan asing tersebut lambat laun diterima dan diolah dalam perilakunya sendiri tanpa menyebabkan hilagnya unsur budaya kelompok sendiri. secara singkat dikatakan terdapat perpaduan perilaku sendiri dengan perilaku asing tanpa menghilangkan perilaku kelompo sendiri. 

Seperti contohnya mahasiswa yang merantau, lambat laun ia akan secara psikologis mengikuti perilaku orang-orang dimana tempat ia menetap seperti pola fikir, dan perilaku, namun tidak membuat ia terlihat seperti orang asli di daerah tersebut.